Get Out There And Shine™

Setelah Dapat Helm Bersejarah Rossi Malah Ketakutan Seperti Akan Dibegal

Setelah Dapat Helm Bersejarah Rossi Malah Ketakutan Seperti Akan Dibegal

Balapan di Emilia Romagna pekan lalu adalah momen bersejarah bagi Valentino Rossi. Bisa dibilang, seri balapan tersebut mungkin bisa jadi adalah terakhir kalinya Rossi menggeber motornya di gelaran resmi MotoGP di Italia, tanah kelahirannya sendiri. Namun, hari itu tidak hanya sakral bagi The Doctor,  salah seorang fans dari Rossi, Michele Quirini, menjadi penggemar Valentino Rossi yang beruntung di MotoGP Emilia Romagna 2021. Ia adalah orang yang berhasil mendapat helm dengan livery unik dari The Doctor.

Michele Quirini, 33 tahun, seperti mendapat durian runtuh, saat mengabadikan momen terakhir Valentino Rossi balapan di kandangnya. Seusai balapan, Valentino Rossi melemparkan helm yang dipakainya, untuk merayakan balapan terakhirnya di Italia kepada para penggemarnya dan berterima kasih kepada mereka.

Helm livery unik itu mengarah ke Michele Quirini yang tengah merekam video di tribun sirkuit Misano bersama para penggemar Valentino Rossi lainnya.

Ia pun menceritakan kejadian bersejarah itu saat dirinya sedang merekam lewat ponsel.

“Ketika saya mendapatkannya, saya merasa seperti mengalami serangan jantung,” kata Michele Quirini, ketika diwawancara media Italia Gazzetta.it.

“Ketika saya menonton di ponsel saya, helm Vale datang ke tangan saya, seperti yang Anda lihat di video saya dibuat,” ujarnya.

Ia pun mengaku menjadi penggemar yang paling beruntung.

“Ketika saya mendapatkannya, saya awalnya diminta untuk mengangkatnya ke udara, seolah-olah itu adalah piala,” ujar pemuda dari Fabriano di Provinsi Ancona, Italia.

“Namun, secara naluriah saya ingin memasukkannya ke dalam ransel Gianluca (sahabatnya yang nonton bersama) sesegera mungkin dan melarikan diri,” ungkapnya.

Sepertinya ia malah sangat takut akan “dibegal” setelah mendapat helm Valentino Rossi ini.
“Kami hanya mengizinkan empat foto untuk beberapa penggemar, dilindungi oleh empat penggemar lain yang berfungsi sebagai tameng,” lanjutnya.

“Kemudian kami pergi, melewati tiga pintu keluar yang berbeda. Kami menyuruh diri kami untuk berpisah, jadi tidak ada risiko,” tutur Michele Quirini.

Ketika ditanya apakah helm Valentino Rossi itu disimpan di rumahnya, ia menjawab, “Tidak, saya langsung membawanya ke bank.”

“Saya agak takut setelah nama saya beredar di koran. Saya ingin membuatnya tetap aman dan tidak meninggalkannya di rumah. Dengan beberapa euro, saya membuka brankas,” imbuhnya.

Ia tidak berniat menjual helm bersejarah itu, meskipun Gazzetta.it memperkirakan harganya bisa mencapai 2,1 miliar rupiah.

“Untuk saat ini saya belum berniat menjualnya. Tapi saya ingin membaginya dengan komunitas, dengan penggemar,” sebut Michele Quirini yang namanya muncul di berbagai media massa.

DR OTO CLUB, merupakan media online yang mambahas tentang tip dan trik seputaran otomotive, serta mengulas produk – produk berkualitas yang berhubungan dengan dunia otomotive, mulai produk untuk mesin, bodi interior dan interior.